Pernyataan Resmi dari Ula

Hari ini menandakan titik balik bagi Ula. Setelah melakukan banyak pertimbangan yang selama beberapa bulan, kami telah memutuskan untuk beralih dari bisnis distribusi FMCG berbasis inventori. Transformasi ini akan memungkinkan kami untuk mengembalikan fokus kami kepada model bisnis yang lebih cocok dalam kondisi saat ini, dengan memanfaatkan teknologi, memberikan margin yang tinggi, dan permodalan yang lebih efisien.

Kami memulai perjalanan Ula dengan sebuah mimpi — untuk mengubah perdagangan B2B. Saat dunia berjuang dengan dampak Covid, kami menciptakan platform distribusi yang komprehensif untuk mengirimkan barang kebutuhan sehari-hari ketika penyedia barang lain tidak konsisten atau tidak tersedia. Kami menyediakan pengiriman yang dapat diandalkan dengan pilihan produk yang sangat beragam dan harga yang bersaing kepada para pedagang kecil di Indonesia. Melayani pedagang kecil tradisional ini memberikan peluang untuk memperluas bisnis ke inti perdagangan pada area tersebut.

Upaya kami awalnya membuahkan hasil, bahkan di tengah tantangan yang dibawa oleh pandemi, bisnis distribusi FMCG Ula menjadi nama yang sangat dihormati di kalangan pedagang, pemasok, dan investor. Namun, seperti banyak bisnis lainnya, kami harus menyesuaikan fokus kami untuk keberlanjutan ekonomi jangka panjang. Skala dan kompleksitas model distribusi FMCG berbasis inventori memerlukan investasi yang telah terbukti sulit, terutama di tengah ekonomi digital yang lesu.

Perubahan ini tidak datang tanpa rasa yang menyakitkan. Sejumlah besar tim kami, yang telah memberikan segalanya untuk proyek ini, akan terdampak. Ini yang sangat menyakitkan bagi kami. Bagi mereka yang terkena dampak, ini bukanlah kritik terhadap kerja keras atau nilai Anda. Anda bukan sekadar karyawan; Anda adalah rekan-rekan yang membangun proyek ini bersama-sama dan sekaligus teman-teman yang luar biasa. Untuk memastikan transisi berjalan dengan lancar, inilah komitmen yang akan kami lakukan untuk membantu Anda:

  1. Paket Pemutusan Hubungan Kerja: Memberikan kompensasi paket pemutusan hubungan kerja yang adil dan sesuai dengan persyaratan hukum lokal yang berlaku.
  2. Dukungan Karir: Bimbingan pembuatan CV dan memanfaatkan jaringan Ula untuk membantu Anda menemukan langkah selanjutnya.
  3. Dukungan Imigrasi: Bantuan imigrasi bagi para pemegang visa.
 

Percakapan tatap muka Individu 1-1 akan dijadwalkan untuk membahas rincian ini.

Selanjutnya, kami termotivasi dengan prospek untuk menjelajahi peluang-peluang baru yang sejalan dengan realita dan kondisi saat ini. Kami melihat ini bukan sebagai akhir, tetapi sebagai jeda—sebuah kesempatan untuk mengambil pelajaran berharga dan menerapkannya pada masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Kami akan sangat beruntung jika mendapatkan kesempatan untuk menjadi rekan kerja lagi, tetapi sementara itu, kami berharap dapat bekerja sama dengan Anda semua untuk melewati fase ini dengan baik.

Salam,

Alan, Derry, Nipun, dan Riky


Untuk Pertanyaan Media:

W Communications sebagai perwakilan Ula

Kenneth Chew

kenneth.chew@wcommunications.sg

press@ula.app